Universitas Diponegoro melalui Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni kembali membuka Penerimaan Proposal Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026. Program ini bertujuan untuk mendorong lahirnya wirausaha muda dari kalangan mahasiswa dengan memberikan pendampingan serta dukungan pendanaan bagi pengembangan usaha yang dirintis oleh mahasiswa. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan ide bisnis inovatif sekaligus meningkatkan keterampilan kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini.
Pada program P2MW 2026 ini, tim mahasiswa yang lolos seleksi berkesempatan memperoleh pendanaan usaha hingga Rp20 juta. Kategori usaha yang dapat diajukan cukup beragam, meliputi bidang food and beverage (F&B), budidaya, industri kreatif, jasa dan perdagangan, manufaktur dan teknologi, serta bisnis digital. Program ini juga terbuka bagi mahasiswa yang baru memulai usaha maupun yang telah menjalankan usaha dan berada pada tahap berkembang, sehingga memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi bisnisnya.
Proses pelaksanaan program dimulai dengan sosialisasi P2MW Undip pada 24 Februari 2026, dilanjutkan dengan penerimaan proposal pada 24 Februari hingga 9 Maret 2026. Selanjutnya akan dilakukan seleksi internal pada 10–12 Maret 2026, dengan pengumuman hasil seleksi pada 13 Maret 2026. Bagi tim yang lolos seleksi internal akan mengikuti coaching clinic pada 31 Maret hingga 1 April 2026 sebelum melakukan pengumpulan proposal ke akun ketua pada 2 April 2026.
Program ini terbuka bagi mahasiswa aktif Universitas Diponegoro maksimal semester tujuh yang membentuk tim beranggotakan 3–5 orang. Usaha yang diajukan harus merupakan produk yang dikembangkan oleh mahasiswa dan belum menerima pendanaan dari APBN. Melalui program P2MW ini, Universitas Diponegoro berharap dapat mendorong munculnya wirausaha muda yang inovatif, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi kreatif serta penciptaan lapangan kerja di masa depan.





