Sabtu–Minggu, 22–23 Oktober 2025, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Diponegoro resmi dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Ghozali Yogyakarta, Kecamatan Depok, Sleman. Program ini merupakan upaya nyata untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM mustahik melalui skema pembiayaan berbasis zakat produktif dan pendampingan kewirausahaan syariah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Kegiatan ini dipimpin oleh Moh. Najikhul Fajri, S.E., M.SE., dengan dukungan anggota tim yaitu Aris Munandar, M.Sc., Andini Kusumawardhani, S.E., M.Si., Iqbal Banyu Sunarya, S.E., M.E., dan Tangguh Pratysto, S.E., M.S.E.. Seluruh anggota tim mengimplementasikan pengalaman akademik dan praktis mereka dalam ekonomi pembangunan, ekonomi syariah, dan pendampingan UMKM sehingga pelaksanaan kegiatan berjalan berorientasi solusi dan berdampak nyata.

Pemaparan oleh Moh. Najikhul Fajri, S.E., M.SE
Selama dua hari pelaksanaan, tim melakukan pemetaan UMKM lokal, pelatihan manajemen usaha syariah, penguatan literasi keuangan, serta simulasi pengajuan pembiayaan zakat produktif. Peserta yang terdiri dari pelaku UMKM dan pengurus pesantren mengikuti kegiatan dengan antusias, terutama pada sesi coaching bisnis dan diskusi tentang strategi pemasaran digital. Di akhir kegiatan, terjalin komitmen bersama antara pesantren, pelaku UMKM, dan lembaga zakat untuk menindaklanjuti pendampingan secara berkelanjutan.
Sebagai penutup, kegiatan PkM ini berhasil membangun sinergi antara akademisi, pesantren, dan masyarakat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis zakat. Program ini menjadi contoh bahwa pemberdayaan akan berdampak besar ketika dilakukan dari akar komunitas dan dikuatkan oleh nilai-nilai spiritual. Sebagaimana kata mutiara mengingatkan kita: “Kebaikan yang ditanam dengan ikhlas akan tumbuh menjadi keberkahan yang menguatkan banyak kehidupan.”





