Perkuat Budaya Manajemen Risiko, Dosen Prodi Ekonomi Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi QRMA di Semarang

Semarang –  4 – 6 Desember 2025, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Qualified Risk Management Analyst (QRMA) di Kota Semarang secara hybrid (online dan onsite). Kegiatan ini diselenggarakan oleh lembaga konsultan dan pelatihan serta sertifikasi ConsulTee.id, bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui LSP MKS. Pelatihan ini berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dengan fokus pada skema manajemen risiko level QRMA, yang bertujuan meningkatkan kompetensi profesional di bidang manajemen risiko.

Pelatihan berlangsung secara sistematis sesuai rundown, dimulai dari pengenalan kerangka kerja dan proses manajemen risiko, dilanjutkan dengan perencanaan dan pengaplikasian manajemen risiko, hingga paparan hasil latihan peserta. Pada sesi awal yang dilaksanakan secara online, materi disampaikan oleh Risris Rismayani, sedangkan sesi onsite dipandu oleh Anita Primaswari Widhiani, yang menekankan praktik penerapan manajemen risiko, kepemimpinan, serta aspek hukum, kepatuhan, dan strategi. Peserta juga mendapatkan pengalaman langsung melalui latihan studi kasus dan presentasi hasil analisis risiko.

Sesi presentasi online oleh bu Risris Rismayani

Peserta kegiatan ini berasal dari beberapa dosen Program Studi Ekonomi, dengan tujuan memperkuat kapasitas akademik dan profesional, khususnya dalam penguasaan manajemen risiko berbasis ISO 31000. Sertifikasi QRMA memberikan manfaat strategis, antara lain meningkatkan kredibilitas dosen sebagai analis risiko tersertifikasi nasional, memperkuat kualitas pembelajaran dan penyusunan materi perkuliahan, mendukung penerapan tata kelola dan manajemen risiko di lingkungan program studi, serta memperluas peluang kolaborasi akademik dan profesional.

Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong Program Studi Ekonomi agar semakin adaptif, profesional, dan berdaya saing, seiring dengan penerapan prinsip ISO 31000 dalam tata kelola akademik dan kelembagaan. Dengan semangat peningkatan mutu dan perbaikan berkelanjutan, sertifikasi QRMA diharapkan mampu memperkuat budaya sadar risiko dan mendorong kualitas pengelolaan pendidikan tinggi yang lebih baik di masa depan.

Bagikan di :