Pada 26–27 November 2025, Kongres Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) ke-XIII diselenggarakan di Aruna Senggigi Resort & Convention, Lombok, seperti tercantum dalam undangan resmi Panitia Kongres AFEBI ke-XIII Undangan AFEBI ke-XIII (28-10-2…. Kegiatan bergengsi ini mengusung tema “Kampus Berdaya untuk Akselerasi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan” dan dihadiri oleh puluhan pimpinan FEB dari berbagai universitas di Indonesia. Sebagai forum nasional, kongres ini menjadi ruang strategis untuk membahas arah kebijakan pendidikan ekonomi dan bisnis serta memperkuat kolaborasi antar fakultas.
Program kegiatan dimulai sejak 26 November 2025 dengan registrasi peserta, rapat pleno pembahasan program AFEBI, penyampaian laporan pertanggungjawaban, hingga pembentukan kepengurusan baru periode 2026–2028. Pada sesi berikutnya, rangkaian acara dilengkapi dengan keynote speech dari Gubernur NTB serta pemaparan kebijakan pendidikan tinggi oleh Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi, sebagaimana tercantum dalam susunan acara pada undangan halaman 4–5. Kegiatan ini juga diramaikan dengan forum diskusi bersama dekan dan pimpinan program studi yang membahas penguatan peran akademisi dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Program Studi Ekonomi Universitas Diponegoro hadir dan secara resmi diwakili oleh Kaprodi Ekonomi, Bapak Dr. Jaka Aminata, S.E., M.A. Kehadiran beliau menjadi bentuk komitmen Prodi Ekonomi UNDIP untuk turut serta dalam penyelarasan kebijakan nasional pendidikan ekonomi dan peningkatan jejaring antarperguruan tinggi. Selain menghadiri sidang pleno, Dr. Jaka Aminata juga mengikuti forum diskusi antar ketua prodi untuk membahas harmonisasi kurikulum, penguatan MBKM, dan peningkatan riset kolaboratif lintas institusi.

Forum Program Studi Ilmu Ekonomi
Sebagai penutup, partisipasi UNDIP dalam Kongres AFEBI ke-XIII menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi Prodi Ekonomi di tingkat nasional serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Keterlibatan aktif dalam forum nasional seperti AFEBI diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan mutu akademik dan kontribusi keilmuan bagi pembangunan Indonesia. Seperti pepatah menyebutkan, “Ilmu mempertemukan, kolaborasi menguatkan.” Semoga kehadiran UNDIP dalam AFEBI tahun ini membawa manfaat besar bagi pengembangan pendidikan ekonomi di tanah air.





