Kolaborasi Strategis FEB Undip–Kemendag: Menjawab Dinamika Ekspor Perikanan dan Tekstil

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”4.16″ global_colors_info=”{}”][et_pb_row _builder_version=”4.27.3″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”4.27.3″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_text _builder_version=”4.27.4″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”]

Semarang, 2 Juni 2025 — Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyelenggarakan kegiatan Sharing Session Kebijakan Perdagangan Internasional Indonesia untuk Sektor Perikanan dan Tekstil dalam Menghadapi Perang Dagang, bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Bertempat di Hall Pertamina Gedung Dekanat Lantai 3 FEB Undip, acara ini berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB dan dihadiri oleh ratusan mahasiswa lintas program studi serta dosen FEB Undip.

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara akademisi dan praktisi pemerintah untuk membahas secara komprehensif kondisi perdagangan internasional Indonesia, khususnya dalam dua sektor strategis: perikanan dan tekstil. Kedua sektor ini tidak hanya merupakan kontributor utama terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, tetapi juga menyerap jutaan tenaga kerja serta menjadi komoditas utama ekspor nonmigas Indonesia.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Dekan FEB Undip, Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D dan dilanjutkan dengan keynote speech oleh perwakilan Kepala Badan Kebijakan Perdagangan, Kementerian Perdagangan RI, Fajarini Puntodewi, S.H., M.Si, yang menekankan pentingnya strategi perdagangan adaptif dalam konteks geopolitik global yang tidak stabil.

Narasumber dari Kementerian Perdagangan, termasuk Bapak Ferry Samuel Jacob, Ibu Dian Dwi Laksani, Bapak Rido Meyrandoyo, dan Ibu Rizky Eka Putri, menyampaikan analisis perdagangan yang mendalam. Topik-topik yang diangkat meliputi:

  • Evaluasi dampak perjanjian perdagangan bebas (FTA) terhadap ketahanan industri nasional.
  • Kebijakan perlindungan dan promosi ekspor di sektor perikanan dan tekstil.
  • Analisis ketimpangan neraca perdagangan dan rekomendasi restrukturisasi ekspor-impor.
  • Strategi nasional dalam menghadapi tekanan global akibat perang dagang AS–Tiongkok.

 

Salah satu sesi diskusi dalam acara Sharing Session

Materi yang dibahas tidak hanya menyentuh aspek teknis kebijakan, tetapi juga dimensi sosial-ekonomi, seperti tantangan keberlanjutan, hak buruh, serta inklusi UMKM dalam rantai pasok global. Pada sesi khusus, Dr. Jaka Aminata, S.E., M.A., Ketua Program Studi S1 Ekonomi FEB Undip, memaparkan materi bertajuk “The Complexity of Indonesia’s Trade Policy: Fisheries & Textile Sectors Facing Trade War and Future Outlook”. Paparan ini membedah evolusi kebijakan perdagangan Indonesia sejak era substitusi impor hingga liberalisasi saat ini, serta tantangan yang dihadapi dalam menghadapi perang dagang, ketergantungan pada pasar utama, dan kesenjangan teknologi. Dalam paparannya, Dr. Jaka menekankan pentingnya:

  • Diversifikasi pasar ekspor dan mitra dagang.
  • Inovasi teknologi dan digitalisasi industri manufaktur.
  • Peningkatan kualitas SDM dan reformasi regulasi perdagangan.
  • Penguatan peran UMKM dan ekonomi kreatif sebagai tumpuan daya saing nasional.

Foto Bersama Dengan Audience Sharing Session

Acara berlangsung dengan sesi registrasi, pembukaan, pemaparan materi oleh narasumber kementerian, sesi akademik oleh FEB Undip, hingga diskusi interaktif yang diikuti antusias oleh mahasiswa dari berbagai jurusan: Akuntansi, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Islam, dan Bisnis Digital.

Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan mahasiswa dalam bidang perdagangan internasional, tetapi juga menjadi wahana transfer pengetahuan langsung dari praktisi kebijakan pusat kepada calon-calon ekonom dan analis kebijakan masa depan. FEB Undip menunjukkan komitmennya sebagai institusi yang adaptif dan terhubung erat dengan dinamika global, sesuai dengan visi menjadi fakultas berkelas dunia di bidang ekonomi dan bisnis.

FEB Undip akan terus menjalin sinergi strategis dengan institusi pemerintah, sektor industri, dan mitra internasional dalam rangka mempersiapkan lulusan yang responsif terhadap tantangan dan peluang global.

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Bagikan di :